Tidak Ada Tombol Dikte / Voice Typing di Google Docs

Sempat baca cara membuat 40 artikel lebih dalam sehari di salah satu forum internet marketing, dan jurusnya adalah dengan menggunakan fitur voice typing / dikte yang ada di google docs ( https://docs.google.com/ ), tapi ketika dibuka google docs kenapa tombol voice typing nya tidak ada? kalau dalam bahasa indonesia nama fitur ini adalah Dikte.

Voice typing bisa digunakan untuk semua bahasa termasuk bahasa Indonesia,  jadi fitur voice typing di Google Docs tidak ada itu karena bukan tidak support tapi memang karena fiturnya tersembunyi.  Untuk memunculkan fitur voice typing di Google Docs silahkan ikuti tutorial dibawah ini :

  1. Buka Google docs https://docs.google.com/
  2. Ketika ada pilihan tipe dokumen jangan pilih yang Blank/kosong, inilah kenapa fitur Voice Typing tidak muncul, coba pilih tipe dokumen resume atau surat.
Tidak Ada Tombol Dikte / Voice Typing di Google Docs

3. Setelah memilih tipe dokumen resume/surat, sekarang buka tools/alat dan kamu akan melihat tombol dikte/Voice typing

Tulisan atau format resume/surat bisa kamu hapus terlebih dahulu sebelum mulai menggunakan voice typing.

Jangan lupa setelah mengklik tombol dikte klik dahulu ikon mic yang ada di pinggir, setelah ikon mic di klik maka fitur dikte google dokumen sudah aktif dan kamu bisa langsung mengetik dengan suara.

Kelebihan Fitur Dikte / Voice Typing Google Docs

Salah satu kelebihan fitur voice typing adalah sesuai dengan namanya, yaitu mengetik dengan suara. Artinya kita tidak perlu lagi capek mengetik dengan jari, cukup bermodal speaker atau bisa juga menggunakan headset yang sudah ada speakernya kemudian cukup katakan yang ingin anda ketik. Maka dari itu fitur ini disebut juga dengan fitur Dikte, jadi seperti kita mendikte google docs dan dia yang mengetiknya. Keren banget kan?


Tutorial Keren Lainnya : Tutorial Cara Mengganti Password Wifi / Mifi


Kekurangan Fitur Dikte / Voice Typing Google Dokumen

Walaupun fitur ini sangat membantu dalam hal mengetik, tentu saja masih ada kekurangannya. Setelah saya pake beberapa kali, kekurangan fitur dikte google dokumen yang paling menonjol adalah kita harus menyebutkan koma dan titik, jadi jika kamu ingin memberikan tanda koma maka kamu harus bilang “koma” begitu juga dengan titik dan tanda baca lainnya, memang bisa diakali dengan kita yang ketik di keyboard tanda bacanya saat proses editing. Kemudian kekurangan yang kedua adalah kamu harus benar-benar jelas menyebutkan suku kata, seperti misalnya ketika saya bilang “koma” tapi jika pengucapannya kurang jelas google dokumen malah menulisnya menjadi rumah, jadi pengucapan kata juga harus jelas agar google bisa mengartikan apa yang kamu sebutkan. Kemudian kekurangan lainnya adalah karena ini web based tools atau tools berbasis web jadi koneksi internet juga harus stabil, karena saya coba di koneksi yang lemot fitur dikte ini gamau jalan.

Tapi, dibalik semua kekurangannya menurut saya ini merupakan salah satu alat yang cukup canggih dan bermanfaat, fitur dikte ini bisa membuat pekerjaan mengetik menjadi tidak terlalu melelahkan.

Nah sekian pembahasan mengenai fitur dikte atau voice typing yang tidak ada di google dokumen, jadi kesimpulannya ketika anda membuka google dokumen jangan pilih dokumen yang kosong tapi pilihlah dokumen resume atau surat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *